Didecyldimethyl Ammonium Chloride 120 g/l,
alat-alat:
PPE (Personal Protective Equipment)
Cold Fogger (ULV)
VIRUKILL ( OBAT VIRUS, BAKTERI, FUNGI DAN MYCOPLASMA PADA KESEHATAN HEWAN)
PRODUK ICA International Chemical 1. Virukill TM 1)
Komposisi Didecyldimethyl Ammonium Chloride 120 g/ l 2)
sifat Desinfektan berspektrum luas yang dapat digunakan secara :
manual,
dipping/ direndam,
spray ataupun pengasapan/ fogging.
Virukill efektif pada pH yang luas,
suhu tinggi maupun rendah dan tidak bersifat korosif.
Indikasi Untuk mendesinfeksi kandang, gudang, tempat pemerahan,
peralatan, mesin tetas, dan tempat-tempat lain di peternakan.
Juga dapat digunakan untuk mendesinfeksi telur tetas,
atau dicampurkan dalam air minum.
Dosis dan Cara Pemakaian :
Keperluan Agen penyakit
Dosis Cara penggunaan Mencuci dan membersihkan
permukaan Virus, bakteri, jamur, mycoplasma, yeast
dan alga 200 ml per 100 lt air
Semprotkan 0.5 ? 1 L per m2
pada permukaan dan bilas setelah 30 menit
Mendesinfeksi semua tempat hewan
( kandang ayam, anjing, kuda, gudang, tempat pemerahan, laboratorium, dll)
semua permukaan, peralatan, mesin tetas,
dan untuk membilas saluran air 1 lt per 100 lt air
Siramkan pada permukaan ( 300 400 ml larutan per m2)
dan didiamkan sampai kering
Untuk merendam kaki dan
kendaraan 1 lt per 25 lt air
Buang larutan jika mulai kotor
Pada air minum 100 ml per 1000 lt air
Dapat digunakan secara terus menerus Mendesinfeksi
tempat sebelum bekerja ( berhubungan)
dengan hewan 1 lt per 100 lt air
Digunakan secara spray atau fogging ( pengasapan)
Mendesinfeksi tempat selama bekerja ( berhubungan)
dengan hewan 1 lt per 100 lt air, 1 ? 3 kali per hari
Digunakan secara spray atau fogging ( pengasapan)
Mendesinfeksi telur tetas. 1 lt per 100 lt air
Dianjurkan larutan yang disemprotkan mempunyai temperatur yang sama
dengan telur tetas 5)
Kemasan : 1 box @ 12 x 1 liter, 200 liter
++++
67RB
MEFISTO adalah larutan dengan dua aksi untuk
menjaga kebersihan lingkungan
dari infeksi kuman penyakit dan parasit yang
sangat berbahaya bagi anjing dan kucing.
Mefisto juga ampuh untuk membunuh kutu, pinjal, caplak,
tungau, lalat, nyamuk, kecoa atau semut.
MEFISTO itu juga ampuh membunuh bakteri, virus
dan jamur pada lingkungan.
KOMPOSISI
Setiap liter mengandung
Didecyldimethyl ammonium chloride : 18.75 g
Dioctyldimethyl ammonium chloride : 18.75 g
Octyldecyldimethyl ammonium chloride : 37.50 g
Alkyldecyldimethyl ammonium chloride : 50.00 g
Glutaraldehyde : 62.50 g
Permethrine : 20.00 g
+++++
Desinfektan ruangan, semua peralatan kandang, telur tetas
dan bak pencuci kaki : Disemprot/dicuci, 15 ml/10 liter air
Desinfektan kandang pada saat kosong : Disemprot / cuci, 40 ml/1 liter air
Sterilisasi air minum ternak : Pengenceran 3 ml/10 liter air minum
Mendesinfeksi sayuran dan pakan ternak :
Pengenceran 5 ml/10 liter air
wabah yang disebabkan oleh virus ( ND, AI, dsb. ) :
Pengenceran 80 ml/10 liter air
Luka-luka cacar atau akibat kanibalisme : Dioleskan 60 ml/10 liter air
Desinfeksi tangan, Kambing sebelum diperah,
bagian yang akan dioperasi dan luka-luka terbuka :
Dioleskan/dicuci 20 ml per 10 liter air
Untuk pembersihan kotoran, semprotkan saja dibagian bawah kandang yang menjadi tempat kotoran.
Proses ini bisa dilakukan setiap dua hari sekali.
Kotoran ternak jadi cepat kering dan tak berbau.
+++++++++++
_Fenol: antiseptik konsentrasinya 0,2 persen, sbg disinfektan :1 persen_
*Antiseptik*
menghentikan atau memperlambat pertumbuhan mikroorganisme.
Penggunaan antiseptik aman pada jaringan hidup seperti pada permukaan kulit atau membran mukosa.
1. Bahan pembersih dalam mencuci tangan.
Profesional medis menggunakan antiseptik untuk scrub tangan dan gosok di rumah sakit.
2. Membasmi kuman pada selaput lendir.
Antiseptik dapat diterapkan pada uretra, kandung kemih, atau vagina untuk membersihkan daerah tersebut sebelum memasukkan kateter.
Mereka juga dapat membantu mengobati infeksi di area ini.
3. Membersihkan kulit sebelum operasi.
Antiseptik diterapkan pada kulit sebelum segala jenis operasi untuk melindungi
terhadap mikroorganisme berbahaya yang mungkin ada pada kulit.
4. Mengobati infeksi kulit.
Anda dapat membeli antiseptik generik untuk mengurangi risiko infeksi pada luka ringan,
luka bakar, dan luka.
Contohnya termasuk hidrogen peroksida dan alkohol gosok.
5. Mengobati infeksi tenggorokan dan mulut.
Beberapa pelega tenggorokan mengandung antiseptik untuk membantu mengatasi sakit tenggorokan
akibat infeksi bakteri.
*Cairan Disinfektan*
membersihkan dan membunuh kuman pada benda tak hidup.
mensterilkan benda-benda dari pertumbuhan kuman dan bakteri.
dokter akan mengoleskan cairan antiseptik pada badan pasien
sementara alat-alat operasi disterilkan menggunakan cairan disinfektan.
Disinfektan:
produk pembersih lantai, dapur, dan pembersih rumah tangga lainnya.
Produk yang paling umum ditemukan adalah produk pembersih kerak dan pemutih yang mengandung alkohol.
Di sisi lain, perlu Anda ketahui bahwa beberapa
mikroorganik mungkin bersifat resistansi terhadap cairan disinfektan
sehingga beberapa mikroba tidak terbunuh secara keseluruhan.
Akan tetapi, disinfektan tetap berfungsi sebagai cairan yang dapat
menghambat pertumbuhan mikroba dan tidak membahayakan untuk kesehatan.
Keduanya, baik antiseptik maupun disinfektan mengandung bahan kimia yang disebut *biosida*.
Hidrogen peroksida adalah contoh bahan umum dalam antiseptik dan disinfektan.
antiseptik biasanya mengandung konsentrasi biosida yang *lebih rendah* daripada disinfektan.
Oleh karenanya, cairan disinfektan lebih beracun dibandingkan dengan antiseptik.
Sangat tidak disarankan untuk mengaplikasikan disinfektan pada permukaan kulit atau
jaringan hidup lain karena dapat menyebabkan iritasi dan reaksi berlebih
_Pharma Guideline_
Pola Hidup Sehat=
Vit E(kecambah, brokoli, kelor),
Vit C(jeruk, tomat)
3 kali lipat dari kondisi normal
jamu, empon2, temulawak=stamina tubuh meningkat
Positif Thinking
IP ttg virus
Pola hidup bersih
Kuman=gelap,basah,dingin makin bertahan hidup
bersih2...baju langsung direndam...
++++
dr Hewan pakar Virus
asumsi ngambang di udara...3jam salah
Virus butuh media u bertahan hidup:droplet ///Moh.Indro cahyono
jarak radius 1 sd 1.5m:jika ada yg sakit...tidak menular k orang di dekatnya
yg sakit di rumah saja+kasih Vitamin+agar kuat luar dalamnya
Dropet =basah,
bersin->Droplet di baju....bertahan trgntung lingkungan
panas, kering =sebentar saja
HRS ADA DROPLET untuk media Virus
jadi mudah hancur virus: detergen, semprot
virus cepat menyebar,
asymptomatic=tanpa gejala
swab=mengepel
JENDELA OPPORTUNITY:
+Bekerja dari rumah ->Bisa dgn tools2
yg selama ini tertunda ->Real, webinar dsb
transformasi 3g-4g nyata , dipaksa
digital tallent, perangkat2nya,
windows:jual software di cloud
linux ekosistem bekerjanya...so kini windows via ekosistem jg
AI, CLoud, Bigdata, distance learning
Rekonfigurasi ekonomi=like unieropa 1990an
dr 3 lokasi sumatera, kali, sulawesi:mpindah ke 1 lokasi...k jateng
jadi ada startup baru=
startup:
AI=monitoring sungai
AI=Smartcity
AI=menggantikan contact center =krn bhsnya nyaman
not haevy asset/padat modal
startup kesannya ecommerce
Pria profesional muda ini meninggal dunia pada 22 Maret 2020 pukul 17:30 di RS Persahabatan dalam kondisi positif terjangkit virus corona (Covid-19). Yang menyayat hati dan menegangkan adalah kronologi bagaimana ia melewati rute pengobatan hingga akhirnya meninggal dunia.
Dalam Whatsapp Group yang beredar, terungkap kronologi kondisi pria lulusan University of Oregon ini, dan melibatkan 7 (tujuh) Rumah Sakit (RS) terlibat/terlewati. Berikut kronologinya:
6 Maret 2020 : Deny mulai tak enak badan, dan bekerja dari rumah (work from home—WFH). Awal symptomnya seperti food poisoning karena habis makan bareng orang tua dan semua sakit
06-12 Maret: home care dengan obat seperti rhinos, panadol, imboost, dan makan bersih
13 Maret: Deny ke dokter THT RS MMC konsultasi dengan dokter Anida. Diagnosa:
infeksi tenggorokan. Diberi antibiotik abbotic 5 pcs (1 hari 1 kali) dan cataflam (3 kali sehari)
14 Maret: Tidak ada perbaikan, lalu ke dokter THT RS Husada Mangga Besar dengan Dr Cholil. Diagnosa:
infeksi tenggorokan. Deny diberi obat antibiotik sharox 500 mg (2x sehari),
obat racik untuk flu demam dan batuk (3 x shari), obat lambung agar tidak maag sehari 2x
17 Maret: Penyakit Deny tidak ada perbaikan signifikan, lalu ia ke internist RS Mitra Kemayoran bertemu dengan Dr. Siddharta Salim. Deny dicek darah
limfosit rendah dan *foto thorax*, ada bercak putih di kedua paru-parunya.
Lalu dirujuk dengan surat ke RSPI Sulianti Saroso (SS).
17 Maret: Sesampai di RSPI SS ditolak, namun setelah perdebatan dengan surat rujukan,
Deny di rawat di IGD dengan selang oksigen selama kurang lebih 4,5 jam.
Kemudian di dismiss dari RSPI SS dengan diagnosa pneumonia biasa dan diberi obat:
methisophrinol 500 mg 4x sehari, fluimucil granule 400 mg 3x sehari, levofloxacin 1x shari 500 mg.
18 Maret: Deny mengalami batuk menjadi lebih intens. Setiap bangun batuk.
Hanya makan sup dan telur setengah mentah dengan disuapin.
19 Maret: Deny mengalami batuk ada bercak darah.
Lalu di bawa ke Pulmonologist MRCCC Semanggi bertemu dengan
Dr. Arifin Nawas. Diagnosa: Pneumonia Duplex.
Disarankan rawat inap oleh dokter namun ditolak rumah sakit
karena alasan “hanya untuk cancer dan tumor”.
19 Maret (siang): Dr. Arifin Nawas kasih surat rujukan ke RS Abdi Waluyo Menteng untuk dirawat
oleh dia sendiri disana.
Namun sampai di RS Abdi Waluyo di tes ulang lagi (darah & *thorax*)
dan meskipun kondisi darah membaik,
bercak putih di thorax bertambah banyak hampir menutupi kedua paru.
Sembari menunggu diberikan selang oksigen di IGD sampai jam 8 malam.
19 Maret (Pukul 20.30 malam): tiba di IGD RSUP Persahabatan.
Menunggu hingga pukul 11.00 malam untuk diantar dengan ambulance ke gedung Pinere tempat
isolasi pasien suspect Covid-19.
19 Maret: Menunggu hinggal pukul 00.40 subuh sampai masuk ke ruang isolasi untuk
diberikan bantuan pernapasan selang
20 Maret: Deny di test *swab pertama*. *Estimasi hasil di 23-03* .
Obat yg diberikan sementara: antibiotik, antivirus, immunomodulator dan vitamin dan infus cairan.
Deny kesulitan tidur, tidak bisa makan dan berjalan ke toilet karena batuk, dada sesak dan sakit.
21 Maret: Deny konsultasi dokter Pinere dengan Dr. Heidy (penanggung jawab Deny).
Hasil foto *thorax 20-03* menunjukkam perbaikan dibandingkan
tanggal 19-03 di RS Abdi Waluyo. Tes darah tidak disebut, namun saturasi oksigen di 88%.
22 Maret (Pukul 00.30): Keluarga ditelepon oleh dokter jaga Dr. Rianti
bahwa Deny butuh bantuan ventilator karena pasien meraung-raung
dan melepaskan alat kesehatan infus dan masker oksigen.
Saturasi di 83%. Jam 00.55 keluarga sudah tanda tangan dokumen persetujuan dan
mulai proses pemasangan. Jam 03:25 selesai proses pemasangan
22 Maret (Pukul 10 pagi): Pasien status setengah sadar. Jam 17.30 meninggal dunia.
“Please don’t get sick, they do not know how to handle us.
This is scary,” demikian pernyataan sesal keluarga Deny.
Dari rumah sakit darurat akan dirujuk ke rumah sakit rujukan,
apakah ke RSPI Sulianti Saroso, RSUP Persahabatan,"
Pertama,
masyarakat secara mandiri bisa langsung datang ke Wisma Atlet
jika mengalami gejala atau pernah kontak dengan orang yang terpapar.
bisa call center 119.
1700 orang di tower 7
1300 pasien di tower 6.
apabila terjadi lonjakan pasien, ada tower 4 dan tower 5 Wisma Atlet untuk dijadikan tempat perawatan.
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200326114134-20-487013/4-hari-dibuka-rs-darurat-corona-wisma-atlet-rawat-208-pasien?
Buat vaksin virus corona butuh 12 hingga 18 bulan.
lembaga penelitian Amerika Serikat (AS) Milken Institute:
waktu itu berdasarkan sistem pelacak pengobatan dan vaksin Covid-19.
Fokus pada pelacakan beberapa jenis informasi utama,
seperti jenis produk,
pengobatan antibodi,
antivirus,
hingga terapi berbasis sel.
juga membangun kemitraan dengan Mastercard dan Yayasan Bill and Melinda Gates.
*Pengobatan konvensional* ( selain chloroquine )
lebih efektif memulihkan kondisi pasien corona.
_Journal of Zhejiang University di China_
pasien meminum obat Hydroxychloroquine atau chloroquine
tidak menunjukkan reaksi pemulihan.
Namun, penelitian itu hanya melibatkan 30 pasien.
13 dari 15 pasien yang diberi obat malaria selama satu minggu
dinyatakan tetap positif Covid-19.
Sedangkan 14 dari 15 pasien yang tidak mendapatkan chloroquine
juga masih dinyatakan negatif.
Perawatan konvensional Cina=
lopinavir dan ritonavir.
peneliti bahkan menyatakan kondisi pasien yang diobati dengan hydroxychloroquine berkembang menjadi semakin parah selama penelitian.
Selain itu, empat pasien lain yang diberi chloroquine mengalami diare dan tanda-tanda kerusakan hati yang potensial.
*Rapid Diagnostic Test (RDT) Kit* Buatan RI:
BPPT:Indonesia perlu perangkat deteksi virus corona buatan lokal
yang spesifik untuk orang Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19 di Tanah Air.
"Virus cenderung cepat bermutasi,
hasil mutasi berbeda-beda di setiap negara.
Hal inilah yang menjadi tantangan dalam pengembangan
Rapid Diagnostic Test (RDT) Kit (perangkat diagnostik cepat).
Selain cepat, RDT Kit juga harus sesuai, sensitif dan spesifik,"
kata Kepala BPPT Hammam Riza dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (26/3).
Untuk itu, Pemerintah Indonesia melalui
Gugus Tugas (Task Force) Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan Covid-19 (TFRIC19)
akan mengembangkan kit deteksi virus Corona spesifik untuk orang Indonesia melalui
sampel dari orang Indonesia yang menderita Covid-19 di bawah koordinasi BPPT.
TFRIC19 By memanfaatkan *strain virus* orang Indonesia yang terinfeksi Covid-19
dengan status transmisi virus bersifat lokal.
"Rencana aksi pengembangan kit deteksi Covid-19 menjadi prioritas pertama untuk segera dilaksanakan,"
untuk percepatan screening pada PDP,ODP
penting dipastikan kesesuaian perangkat itu dengan kondisi wabah di dalam negeri.
*technology clearing* =untuk memastikan bahwa produk-produk untuk deteksi Covid-19
yang didatangkan dari luar itu memenuhi persyaratan teknis dan sesuai dengan
kondisi wabah di Indonesia.
+++++
Selain melakukan akselerasi dalam pengembangan perangkat RDT
untuk mendeteksi Covid-19,
TFRIC19 juga akan *memperkuat laboratorium uji* dalam kapasitas melakukan
*analisis gold standard PCR (polymerase chain reaction)*
berbasiskan data kondisi virus Indonesia saat ini.
Yaitu menggunakan *whole genome sequencing*
untuk keperluan pembuatan vaksin, deteksi dan epidemiologi Covid-19 Indonesia.
+++++++++++++++++++++++++++++
*Uji diagnostik non PCR (non PCR diagnostic test)*
yang akan dikembangkan yaitu
uji diagnostik cepat (rapid diagnostic test)
berbasis antibodi Immunoglobulin G (IgG)/Immunoglobulin M (IgM)
dan uji deteksi cepat berbasis antigen.
Keduanya akan dikembangkan menggunakan virus yang ada di Indonesia.
"RDT kit yang dikembangkan secara lokal ini sangat penting karena menggunakan sampel
penderita di dalam negeri.
Kami kembangkan kit ini dalam bentuk dipstick dan *micro chip* ," tutur Hammam.
*Kembangkan Teknologi AI untuk Corona*
TFRIC19 akan mengembangkan sistem deteksi dini Covid-19
berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)
dengan memanfaatkan data *X-Ray dan CT-Scan* dari pasien positif dan negatif Covid-19.
_"Berdasarkan data X-Ray dan CT-Scan dari pasien yang positif dan negatif Covid-19, akan dibangun model artificial intelligence yang selanjutnya dapat digunakan untuk membantu deteksi dini pasien," kata Hammam._
sub-tim AI dari gugus tugas itu akan mendayagunakan kecerdasan buatan dengan model
machine learning
dan teknik terbaru deep learning
untuk membangun model deteksinya,
dengan validasi dari radiolog dan dokter terkait.
"Kami harap sistem yang dikembangkan ini akan melengkapi atau
bersifat komplemen terhadap pengujian berbasis PCR,
maupun whole genome sequencing COVID-19 Indonesia," ujar Hammam.
Gugus Tugas (Task Force) Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan Covid-19
terdiri dari berbagai institusi yang mencakup perwakilan dari
institusi penelitian dan pengembangan,
perguruan tinggi, industri, rumah sakit,
dan juga start-up Nusantara Genetics dan Healtech.id.
___
TFRIC19 fokus pada lima rencana aksi cepat, dengan target produk final a.l,
1.pengembangan Non-PCR Diagnostic Test COVID-19 (dalam bentuk dip stick dan micro-chip),
2.Pengembangan PCR Diagnostic Test yang sesuai dengan mutasi terbaru COVID-19,
3.aplikasi teknologi informasi dan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung diagnosa COVID-19,
4.analisis dan penyusunan data whole genome COVID-19 origin orang Indonesia yang terinfeksi.
5.memperkuat penyiapan sarana dan prasarana deteksi, penyediaan logistik kesehatan
dan ekosistem inovasi dalam menangani pandemi COVID-19
Model deteksinya dengan validasi dari radiolog dan dokter terkait:
Berdasarkan data X-Ray dan CT-Scan dari pasien yang positif dan negatif Covid-1
komitmen, komunikasi, kecepatan dan kesiapan data
menjadi landasan utama bagi TFRIC19 untuk bekerja dengan cepat dan akurat.
+++++++++++++++++++
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate
mengatakan pengawasan atau surveilans ODP,PDP dilakukan menggunakan aplikasi :Tracetogether.
Aplikasi ini dikembangkan oleh operator seluler
dan akan terpasang pada ponsel pintar milik pasien positif Covid-19.
Aplikasi ini akan berupa penelusuran (tracing) kemana pasien bepergian,
pelacakan (tracking),
hingga pembatasan ruang gerak atau pengurungan (fencing)
pasien positif virus corona.
Pergerakan pasien bisa terekam selama 14 hari ke belakang.
Aplikasi juga dapat terhubung dengan operator seluler lainnya
untuk menghasilkan visualisasi yang sama.
"Berdasarkan hasil tracking dan tracing,
nomor di sekitar positif COVID-19 yang terdeteksi
akan diberikan warning untuk segera menjalankan protokol
orang dalam pengawasan (ODP),"
untuk memberikan penanganan jika pasien Covid-19 dalam kondisi darurat.
dapat memberikan peringatan jika melewati lokasi isolasinya (fencing)
Pengawasan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kominfo Nomor 159 Tahun 2020
tentang Upaya Penanganan COVID-19 melalui Dukungan
Sektor Pos dan Informatika.
++++
Sejarah COVID:
https://www.bbc.com/indonesia/dunia-51586103
kajian peneliti China,
/jurnal medis The Lancet,
mengeklaim kasus pertama virus corona terjadi pada
1 Desember 2019,
jauh lebih awal dari keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Dikatakan pula orang yang terkena virus corona tersebut
"tak punya kontak" dengan pasar hewan di Wuhan.
Wu Wenjuan, dokter senior di Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan
dan salah seorang penulis hasil penelitian kepada BBC pasien
"pertama pertama berusia lanjut dan mengidap Alzheimer".
"Ia [pasien] tinggal sekitar empat atau lima halte bus dari pasar hewan di Wuhan ...
karena ia sakit, ia tidak keluar rumah," jelas Wu Wenjuan.
Ia menambahkan bahwa tiga orang lainnya menunjukkan tanda-tanda
terkena virus corona,
dua di antaranya tidak ke pasar hewan di Wuhan.
Meski demikian,
peneliti juga menemukan 27 orang dari 41 sampel pasien yang dirawat di rumah sakit
pada awal wabah "pernah ke pasar hewan dan ikan laut di Wuhan".
Hipotesis bahwa wabah berawal dari pasar tersebut
dan mungkin ditularkan dari binatang hidup ke manusia
sebelum menyebar dari manusia ke manusia sangat mungkin diterima,
kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
+++++++++++++++++
Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidaklah terdapat tiga orang di satu desa atau kampung yang tidak ditegakkan shalat di sana kecuali mereka telah dikalahkan oleh setan. Maka haruslah bagi kalian untuk berjamaah, sebab serigala hanya akan memakan domba yang jauh dari kawannya.’” (Diriwayatkan oleh Abu Daud dengan sanad hasan) [HR. Abu Daud, no. 547 dan An-Nasa’i, no. 848. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.]
ini adalah hadits dan sudah pasti benar nyatanya,,,
kita bukan eropa, bukan tiongkok daratan, bukan amerika....
harus ada cara plus dalam mensikapinya atau jika tidak kita akan menuju spt mereka... kehancuran / kebinasaan massal dan cepat
atau harus menyerah ke masa _herd imunnity_ nanti...
+masker dan handsanitizer tidak cukup
betapa banyak pakar, dokter, perawat yang lebih paham ttg kesehatan menjadi ODP, PDP bahkan berita kematiannya
+sangat cepatnya wabah menjadi pandemi
+virus bermutasi (Random Gen) adalah lemah karena tidak semestinya 100% sehebat induknya
terkena cahaya, udara kering, panas virus akan mati dan pasti butuh media u tempatnya/Virus itu Lemah...
... tetapi kenapa masih saja tertular? dan para ahli juga kita sd kini tidak tahu pasti penyebaran nya *via apa lg*?
Sesungguhnya ...Ini adalah buatan Jin, BeNAR.. memang secara fisik Virus itu ada...
tetapi oleh Jin ...ia meniup2 dan tertularlah kepada seluruh manusia hingga menjadi pandemi...
=ingat Kisah Nabi Ayub yang di ganggu oleh jin sehingga ia sakit yang tak ada obatnya
=ingat jika kita membuang air panas di lobang tertentu di larang sama ortu kita dahulu
=ingat jika kita pernah lihat ada orang kesurupan
lihat video https://www.youtube.com/watch?v=sQUJNy4dnqY
Artinya kita tidak bisa lepas dunia alam astral....
memang ini sudah pasti Kehendak Allah SWT, tetapi ini pun ujian buat kita untuk cerdas dan aktif mensikapinya...
mari kita gunakan 5 langkah ini untuk atasi ujian ini:
*LIMA AMALAN QIF19*
1.jaga wudlu, lebih baik jika sebelumnya menggunakan air sabun
2.tetap azan dan sholat berjamaah, syarat protokoler:
-hanya yang merasa sehat saja
-tetap jaga jarak
-bawa sajadah sendiri
-jaga kebersihan
-prosesi sholat dipercepat pelaksanaannya
-hindari kontak langsung / bersalaman
-lebih baik jika ada petugas yang melakukan scanner masuk di awal masuk
3.latihan ubah sebutannya menjadi Qif 19:artinya HENTIKAN (sblmnya corona/covid19=artinya BERTERUSAN)
4.perbanyak istighfar dan ada amalan tambahan u menjaga diri :Pagi ke malam, dan malam Ke Pagi
AL yaitu membaca Ayat Kursi /Albaqoroh:255:
“Bacalah Ayat Kursi karena dapat menjaga dirimu,
anak-anakmu dan tempat tinggalmu serta rumah yang ada di sekitar tempat tinggalmu.
Apabila dibaca pada pagi hari dan petang hari maka akan aman dari gangguan jin.
Apabila engkau membacanya ketika engkau hendak tidur maka Allah akan menjagamu sehingga setan
tidak akan mampu mendekatimu hingga pagi hari.”
"Jika engkau mendatangi tempat tidur (di malam hari),
maka bacalah ayat kursi.
Niscaya Allah akan selalu menjagamu dan setan pun tidak akan mengganggu tidurmu hingga pagi tiba.”
(HR Al-Bukhari).
5.Bergembira dengan akan Hadirnya Ramadhan....
persiapkan diri untuk menggapai banyak Pahala dalam menuju bulan Suci tersebut
++++++
_NB: silakan dilanjut jika ada langkah terbaik lainnyaa...Allahu 'Alam._
CORONA ADA BANYAK dari jaman dulu...
dibedakan berdasarkan->Spesifik
COrona:
bagian terluar tonjolan:protein Spy
td protein M dan E
bagian dalam:
proteion N u RNA
diujung S ada bagian RBD:Reseptor Binding DOmain
hanya bs nempel di reseptor spesifik /jk cocok masuk n menginfeksi
manusia memiliki 2 reseptor:
ACE2:anion converter enzime
bs ditempeli covid19 dan sars
bs nempel di manusia
HDPP4:
hanya bs nempel khusus =MerS
jadi manusia bs kena semua trgntung reseptornya
Kalelawar tidak nempel di HDD4 dan ACE2
corona kalelawar ada
tapi tidak bisa nempel di manusia
apakah sama virusnyaaa?=struktur proteinnya sama
tapi mereka memiliki perbedaan diujungnya RBD beda
COVID19 hanya ke manusia
protein dan mikroproteiin Virus akan hancur : oleh pelarut lemak:sabun, pembersih lantai,pakaian dsb...
Masa inkubasi tidak musti 14hr bs >
80% positif=gejala penyakit ringan, sedang saja :asimtomatis
berpotensi menular tapi tidak kelihatan sakit
termal scan tiak bia di jadikan acuan
penapisan kedua: kartu kewaspadaan =tidak efektif?
importir case=tanpa gejala....4=2 k rs, 2 bisa sehat2 saja
krn :local transmission lebih mendominasi
trasnmisi local di masyarakat, pintu masuk negara sudah gak perlu lagi
sia2=meski lockdown di dalam sdh ada penularan...
social distance/pisical distance=jaga jarak fisik
dasarnya adalah jika orang itu sakit 1.5m dropletnya tidak sampai
local transmission sudah tidak bs andalkan scanner/kartu kewaspadaan
++++++++++++++
Teman2 izin sher dunk.....mengingat di sini banyak orang ALim nya
COVID-19 itu akan berpindah tempat melalui riak atau lendir dari si sakit ke orang lain
dan akan mati dalam kondisi kering ataupun kena sabun
andai yg boleh sholat adalah yang sehat saja...
+di deteksi pakai termal
+jaga jarak (jadi walau ada yg sakit tetap di jarak aman)
+pakai masker
+setelah sholat cuci tangan +kaki lagi
+bawa sejadah sendiri
kan tetap aman?
knp hrs di liburkan yaaaaaa?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar